NIBUNG-Komitmen Jendral Timur Pradopo memberantas peredaran Narkotika dan Obat-obatan terlarang (Narkoba) terus digencar dilakukan Polsek Nibung pimpinan AKP Erlangga. Buktinya, Kamis (10/2) sekitar pukul 00.00 WIB, berhasil meringkus pengedar shabu-shabu.
Tersangkanya, oknum karyawan PT Sawmil, Usman (35), warga Desa Durian Gadis, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin. Saat digerebek di salah satu kamar café Tebing Desa Tebing Tinggi, Kecamatan Nibung bersama teman kencannya Ci, polisi mendapatkan empat paket shabu-shabu sebagai Barang Bukti (BB). Tersangka berikut BB dibawa ke Mapolsek Nibung lalu akan diserahkan ke Satnarkoba Polres Mura guna dilakukan pengembangan penyidikan.
Kapolres Mura, AKBP Imam Sachroni melalui Kasat Narkoba, AKP Edwartu didampingi Kapolsek Nibung, AKP Erlangga kepada wartawan koran ini membenarkan penangkapan tersebut. “Kami akan mengembangkan penyelidikan dan penyidikan,” kata Edwartu.
Tersangka akan dijerat Undang Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun penjara. “Tersangka mengaku shabu-shabu dibeli di Palembang dengan orang tidak dikenal. Dia menjual barang haram tersebut lebih kurang Rp 350 ribu,” pungkasnya. (01)

LUBUKLINGGAU-Pencurian dengan pemberatan (Curat) bermodus bobol rumah terus terjadi di kota berslogan ‘Sebiduk Semare’. Kali ini giliran rumah dr Huzairin, warga Komplek Green Garden Blok A No.12 Kelurahan Kayu ara. Akibat kejadian sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (7/2), saat korban tidak di rumah. Namun ada Lely Yuliniar (31), pembantu korban sedang tidur.
Informasi dihimpun wartawan koran ini di lapangan menyebutkan, kejadian itu berawal pelaku merusak pintu depan rumah. Kemudian masuk lalu mengambil satu unit Laptop merk Tosiba tipe windo vista warna hitam, satu unit HandyCam, enam buah Gelang emas keroncong 22  karat, satu buah kalung emas berikut leontin bola lima, dan uang tunai Rp 800.000.
Jadi total kerugiannya diperkirakan sebesar Rp 35.000.000.  Merasa dirugikan, korban melaporkan ke Mapolsek Lubuklinggau Barat. Menerima laporan tadi, anggota Polsek Lubuklinggau Barat dipimpin Aiptu Suroso menuju ke lokasi kejadian guna olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat I, AKP. Gunadi membenarkan menerima laporan tersebut.  “Benar ada tindak pencurian di Komplek Green Garden, kasus tersebut masih dalam penyelidikan,” katanya.(Mg04)

LUBUKLINGGAU-Naas dialami Fiky (5), warga RT 05 Kelurahan Lubuklinggau Ulu, Kecamatan Lubuklinggau Barat I. Buah hati dari pasangan Ican Putih dan Lis ini tewas setelah tenggelam di Sungai Kelingi.
Peristiwa yang menghebohkan warga itu terjadi Selasa (8/2) sekitar pukul 16.30 WIB, di Sungai Kelingi Kelurahan Lubuklinggau Ulu. 
Kejadian dialami cucu dari alamrhum Ketib Sihab ini berawal saat korban sedang asik bermain masak – masakan bersama kedua temannya Baim dan Rio di Sungai Kelingi tepatnya rumahnya. Tiba-tiba kaki korban terpeleset hingga hanyut ke arus sungai.
Melihat Fiky tenggelam, teman–temannya berlari ke atas seraya memanggil Edi dan Iwan.
Namun korban tetap terbawa arus sungai hingga lebih kurang 200 meter tepatnya ke tepian aliran sungai Kelingi lorong sepakat. Edi dan Iwan bersama warga lainnya yang menelusuri  sungai, akhirnya menemukan korban dengan kondisi terlengkup. 
Korban dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) dr Sobirin Mura dengan kondisi badan membiru dan perut mengembung. Namun dipertengahan jalan, warga yakin Fiky sudah meninggal dunia maka putar arah ke rumah duka.
”Kami sudah berupaya memberikan pertolongan pertama tapi Fiky tidak terselamatkan,” ungkap Edi kepada wartawan koran ini.
Menurut Edi, ketiganya tidak bisa renang. Jadi teman –temanya tidak bisa menyelamatkan korban. Sementara suasana di rumah duka, keluarga almarhum Ketib Sihab menangis histeris kehilangan kerabat. “Ibunda Fiky, Lis berada di Bali dan akan pulang setelah mendengar anaknya meninggal,” pungkasnya. (Mg01)

Bapak Satu Anak Tewas Ditikam

Selasa, 08 Februari 2011 1 komentar

CURUP-Hamdan (31), warga Desa Belumai 1 Kecamatan Padang Ulak Tanding, tewas mengenaskan. Bapak satu anak ini diduga ditikam rekannya, As (18), warga yang sama dengan menggunakan sebilah pisau mengenai dada kiri.
Peristiwa berdarah tersebut terjadi Senin (7/2) sekitar pukul 17.30 WIB di sekitar lokasi lapangan bola Voly depan MTS Padang Ulak Tanding.
Berkat kesigapan anggota Polsek Padang Ulak Tanding, sekitar pukul 21.30 WIB, berhasil meringkus tersangka As di Desa Belumai 1 tanpa memberikan perlawanan.  Kapolres Rejang lebong AKBP Umar Said melalui Kapolsek Padang Ulak Tanding Iptu Boby kepada wartawan koran ini membenarkan peristiwa tersebut. “Tersangka sudah ditangkap tanpa memberikan perlawanan,” kata Boby.
Kronologis kejadian itu bermula saat korban bermain sepak bola di lapangan desa setempat dengan Grup Karang Taruna desa beberapa hari yang lalu. Ketika berlangsung pertandingan, korban berniat keluar lapangan lantaran ada pekerjaan yang harus diselesaikan.
“Pada saat korban hendak keluar lapangan, ia menginjak kaki salah seorang pemain yang tak lain adalah kakak pelaku. Akibatnya terjadi perang mulut namun sudah diselesaikan malam harinya oleh angota karang taruna antara keduanya,”jelas Boby.
Ternyata, sambung Boby, upaya perdamaian yang dilakukan kedua belah pihak tidak membuahkan hasil. Sore sebelum terjadi peristiwa berdarah tersebut, korban pergi ke lapangan dengan membawa sepotong kayu.
“Korban mencari tersangka yang dianggap melawan saat ribut mulut, sebelumnya dengan kakak tersangka. Akhirnya kembali terjadi ribut mulut lalu korban diduga memukul kakak tersangka,”katanya.
Korban mendapat perlawanan oleh tersangka dengan menggunakan tangan kiri menangkis lalu mencabut pisau dan menusukan kebagian dada korban hingga tewas.
“Sebelum merenggang nyawa, korban sempat mengejar tersangka hingga 10 meter namun karena banyak mengeluarkan darah maka ia menghembuskan nafas terakhir,” jelas Boby. Rencananya korban hendak dimakamkan besok (red,hari ini) di Tempat pemakaman Umum (TPU) setelah sebelumnya dilakukan visum di Puskesmas terdekat. (07)

Murid SD Tewas Ditabrak Mobil

Senin, 07 Februari 2011 0 komentar

RUPIT-Deri Bin Irawan (10), warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas (Mura), tewas. Murid SD di Kecamatan Rupit ini ditabrak mobil Nopol B 1740 PVA warna silver dengan pengemudi belum diketahui, karena melarikan diri.
Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) itu terjadi Sabtu (5/2) sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Karang Anyar Kecamatan Rupit, tepatnya dekat dengan rumah korban.
Informasi diterima wartawan koran ini menyebutkan,  kejadian itu berawal korban pulang dengan menyeberang jalan.
Saat menyeberang jalan, korban ditabrak mobil dengan pengemudi belum diketahui identitasnya yang meluncur dari Rawas Ulu ke STL Ulu Terawas. Mengetahui Deri tewas dengan luka robek dibagian kepala, tangan dan kaki, pengemudi mobil tadi ketakutan lalu melarikan diri dengan meninggalkan mobilnya di pinggir jalan.  
Warga sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang melihat kejadian tersebut menghubungi petugas piket Pos Polantas Beringin Rupit. Menerima laporan itu, polisi langsung meluncur ke lokasi kejadian lalu mengevakuasi korban ke Rumah Sakit (RS) Rupit untuk divisum. Usai divisum, jenazah Deri dipersilahkan dibawa pulang guna dimakamkan.
Kapolres Musi Rawas (Mura), AKBP Imam Sachroni melalui Kasat Lantas, AKP Syukur Kersana didampingi Kanit Laka, Ipda Beni Nofiza kepada wartawan koran ini membenarkan kejadian tersebut.
“Kami masih menyelidiki identitas pengemudi mobil. Kami menghimbau sopir mobil supaya menyerahkan diri sebab cepat atau lambat pasti terungkap, “ kata Beni. (Mg03)

LUBUKLINGGU-A Rifa’i (70), warga RT 01 Kelurahan Muara Enim, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, nyaris menjadi korban penganiyaan. Pensiunan Kepala Puskesmas Lubuklinggau ini diduga dilempar batu oleh tetangganya, Qoirul (60), warga RT 3 Kelurahan Muara Enim. 
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.45 WIB, Kamis (3/2) di halaman rumah korban.
Ditemui wartawan koran ini, A Rifa’i didampingi anaknya, Jon menceritakan, kejadian tersebut berawal sekitar pukul 12.00 WIB, istri Qoirul cekcok dengan suaminya mengenai tanaman terong yang tumbuh di rumah korban. “Dari pada ribut, saya menebas terong tersebut,” ucap A Rifa’i.
Sekitar pukul 16.45 WIB, sambung dia, korban menanyakan kepada Qoriul mengenai pinjaman 15 ember pasir. “Masak masalah tanaman aja ribut, padahal dio (Qoirul) punya hutang, kami tidak menagihnya. Kan kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik-baik, terlebih masih tetangga,” jelasnya.
Mendengar hal itu, sontak saja Qoirul diduga mengambil batu tajam lalu melempar ke arah korban sebanyak 5 kali. “Untung saja, saya dan istri serta cucu tidak terkena lemparan yang membabi buta tersebut,” terangnya.
Dilanjutkan Jon, sebenarnya keluarga tidak mau melapor ke Mapolsek Lubuklinggau Barat. Namun kejadian ini dikuatirkan akan terulang, maka korban mengadu ke pihak berwajib. “Kami sudah melapor dan diterima anggota SPK Polsek Lubuklinggau Barat dengan TBL I/61/II/2011/Sumsel/Lubuklinggu,” tambahnya.
Menerima laporan tadi, sambung Jon, anggota Polsek Lubuklinggau Barat langsung ke lokasi kejadian dan menangkap Qoriul. “Qoirul sudah diamankan di Mapolsek Lubuklinggau Barat,” pungkasnya. Sementara Qoirul saat dikonfirmasi wartawan koran ini di Mapolsek Lubuklinggau Barat, mengakui telah melempar batu ke arah korban. “Saya melempar batu tapi tidak mengenai korban,” ucapnya.
Terpisah, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Takwil Ichsan melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Gunadi membenarkan penangkapan tersebut. “Kami masih memeriksa keterangan saksi-saksi dan mengembangkan penyidikan,” katanya.(01)

Kasus Lakalantas

MUSI RAWAS-Riski Yanto (22), warga dusun Sidoharum Desa Ciptodadi Kecamatan Sukakarya, terpaksa mendekam di sel tahanan Mapolres Mura. Petani karet ini dianggab bersalah saat terlibat kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang menyebabkan  Yosep Mailan (26),  warga Desa Pelawe Kecamatan BTs Ulu, tewas mengenaskan.
Demikian diungkapkan Kapolres Mura, AKBP Imam Sachroni melalui Kasat Lantas, AKP Syukur Kersana didampingi Kanit Laka, Ipda Beni Nofiza kepada wartawan koran ini, Jumat (4/2).
“Setelah mendengar keterangan saksi-saksi dan hasil olah TKP, bahwa Riski Yanto ditetapkan sebagai tersangka,” kata Beni.
Lanjut dia, tersangka ditahan di sel tahanan Mapolres Mura guna diproses lebih lanjut. “Kami masih mengembangkan penyidikan kasus lakalantas ini,” tambahnya.
Kronologisnya, Kamis, 9 Desember 2010 sekitar pukul 17.00 WIB, di Jalan umum Desa Pelawe Kecamatan Bts Ulu. “Saat itu korban hendak pulang mengendarai sepeda motor Tiger Nomor Polisi (Nopol) BG 3909 GJ diserempet mobil Truk Colt Diesel, dari arah berlawanan yang sebelumnya mobil itu menghindari lubang,” pungkasnya. (mg03)

Image and video hosting by TinyPic

NOMOR TELPON PENTING

1. Polres Lubuklinggau ........................0733-321110
- SMS Online .....................................081977031100
- SPK ...................................................081927771306
2. Polsekta Timur ................................0733-451130
- SPK ...................................................081927771308
3. Polsekta Barat ............................... 0733-326040
- SPK ..................................................081927771307
4. Polsekta Utara ..............................081278324342
5. Polsekta Selatan .............................081927771310
6. Pospol Utara II ..............................081977 737311
7. Polres Mura ......................................0733-371843
- SMS Online ......................................081373703111
- Polsek Tg. Mulyo ..............................0733-371110
8. Kodim ...............................................0733-321001
9. Pemadam Kebakaran ......................................113
10. PDAM ..............................................0733-323772
11. PLN ..................................................0733-320123
12. Gangguan Telepon ...........................................117
13. Rumah Sakit ....................................0733-321013
14. Hotel Abadi ....................................0733-7329888
15. Linggau Hotel ..................................0733-321399
16. Hotel Citra ........................................0733-321418
17. Kereta Api ........................................0733-321040
18. IGD RS Mura ...................................................118
19. Hotel Sempurna .............................0733-7329700
20. Hotel Hakmaz Taba ...... 0733-453094 / 451444
21. Hotel Lintas Sumatera..................... 0733-321370
22. Hotel Dempo...................................... 0733-321195
23. Tagana Kota Lubuklinggau..............0733-322416

    ARSIP BERITA